Kisah ini diceritakan oleh pengguna akaun Facebook bernama yuni Rusmini pada postnya tentang pertemuan 3 anak yatim dengan ibunya yang dipenjarakan. Pertemuan yang mengharukan ramai netizen itu di rakam dan di muatnaik ke media sosial yang mengundang simpati orang ramai di Indonesia.

Bertemu Ibunya di Penjara, Tiga Anak Yatim Ini Menangis Terharu

Khamis (9/8/2018) kelmarin, saya membawa Jonni, Frengki dan Cahaya Aulia ke Penjara Wanita, Tanjung Gusta Medan. Ketika anak yatim ini dilanda perasaan sedih dan rindu yang mendalam, bertemu ibunya, Restoyanna Berutu (45), yang di penjarakan kerana di dapati bersalah.

Dia telah dipenjarakan hanya kerana tanpa pengetahuannya tentang kesalahan yang dibuat. Dia menerima laptop gadaian beharga 350 ribu dari seseorang yang tidak dikenalinya. Rupanya, laptop itu hasil curi. Selesai menerima laptop gadaian itu, dua minggu kemudian polis datang ke gerainya dan telah menahannya.

Selepas di tahan, Restoyanna harus berpisah dengan ketiga anaknya. Joni anak sulung yang baru berumur 14 tahun terus menjadi tulang punggung kepada adik-adiknya. Dia menjadi penyanyi jalanan untuk menampung dua adiknya. Selain itu, Joni berusaha dan terus tabah kerana dia harus menenangkan kedua adiknya yang selalu bertanya, “Bang,… ibu kenapa tidak pulang-pulang?”

Informasi ditangkapnya Ibu Restoyanna, telah diketahui setelah 25 hari kemudian. Itupun berkat adanya penduduk yang melaporkan ke Yayasan Peduli Pemulung melalui sambungan telefon. Mendapat informasi itu, Saya, Uba Pasaribu dan tim segera memeriksa kebenaran informasi tersebut. Saya bertemu Jonni sedang menyanyi di jalanan. Saya kemudian mengajaknya makan tengahari dan melihat dimana mereka tinggal.

Rupanya sejak ibunya ditahan polis, Joni dan kedua adiknya tinggal di pos komando(posko) FKPPI (salah satu NGO), di Jalan Medan Binjai Km 8,5. Saya mengambil gambar dan membuat video pendek untuk saya muatnaik di laman media sosial (khususnya Facebook dan Instagram). Tidak disangka, netizen memberi reaksi pada video tersebut. Ada yang cepat memberi bantuan, ada yang marah, ada yang sedih, ada yang kecewa dan tidak kurang juga ada yang geram. Tetapi tidak sedikit yang mendoakan jalan keluar bagi ketiga anak yatim ini dan kebebasan bagi ibunya.

Walaubagaimanapun, warga media sosial telah menyumbang besar untuk menolong keluarga ini. Sejak video itu menjadi viral bantuan terus sampai bagi keluarga ini. Hingga hari ini, beberapa orang yang tergerak hatinya, terus ke lokasi tempat tinggal ketiga anak yatim ini untuk memberi bantuan.
Pagi tadi, saya dan beberapa jurnalis bersama Restoyana telah bertemu di ruangan Kapol.

Inilah yang telah ditulis oleh pengguna akaun Facebook tersebut.

Tonton VIDEO yang penuh Mengharukan Di Bawah Ini

Sumber : Yuni Rusmini Facebook via beritakopak diolah empiremedianetwork

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *